never say never
December 6th, 2009 by duadehaiiiiiiii smuaaaaaaaaa ………
beuhhhhhh ternyata bener-bener lama vakum Cleaner nih blog. ampe banyak kecoa dan sarang laba-laba nih blog dudul *lebbaydotcom*
ehh kembali ke tanktop, never say never.
pasti pada pernah denger ungkapan itu. kalo diterjemahin sama mbah gugel sih jangan pernah mengatakan tidak pernah atau tidak akan.
2d mempunyai pengalaman unik soal yang 1 ini
pengalaman depz :
dulu….waktu masih kuliah, aku lebih suka memakai kets ke kampus atau kalopun memang harus memakai sepatu formal, aku lebih suka sepatu yang bertali. berbeda dengan abangku, yang lebih suka memakai sepatu tak bertali. tau kan yang modelnya biasanya dibagian depannya muncul jahitan keliling yang timbul.
dan melihat sepatu itu aku selalu mengejek selera abangku yang nggak banget, dan aku selalu bilang gak akan pernah membeli sepatu model itu. bahkan kalopun dikasih gratis gak akan aku pakai.
tapi beberapa tahun berganti, aku baru ingat bahwa sekarang mayoritas koleksi sepatuku adalah model seperti itu. nih skrinsyutnya.
sepatuku
pengalaman dayu :
kalo aku soal warna. aku dan kakak perempuanku hanya selisih satu tahun. banyak yang bilang pas kecil kami mirip anak kembar. sebagai saudara sekandung dengan gender sama, orang tua membelikan kami barang-barang yang sama. hanya warna yang dibedakan. kakakku merah. aku biru. jadi ingat pas kecil, kami ngefans sama gogle five dan karena warna juga aku ngefans berat dengan si aoyama si gogle biru. sampai beli sepeda bmx warna biru dengan tulisan aoyama di kaki-kaki sepedanya. hehehe.
kebiasaan pemaksaan warna ini terbawa sampai aku kuliah. semua properti ku berwarna biru. dari sprei sampai ember dan gayung berwarna biru. buku-buku kulah pun berwarna biru.
sebenarnya aku tak punya fanatik warna. tapi aku anti warna kuning. NORAK, menurutku. sampai aku bertemu dengan pacar kakak laki-laki (waktu itu) yang kuning abis. dari sepatu kets, tas kuliah sampai jepit rambut semuanya kuning.
entah ya, waktu itu aku melihat, iiiih lucu juga ya punya barang-barang norak. hehehee. sejak saat itu aku suka hunting yellow stuffs. sendal jepit. tas kuliah. kaos. dan terbawa sampai sekarang. bahkan pemilihan warna rumah juga aku suka warna kuning. dari perabot sampai gorden dan juga pernak-pernik aku pilih warna kuning.
ini sebagian sudut ranjang mungilku :
tidak ada salahnya mencoba sesuatu yang sebelumnya tidak kita suka. bukan karena benci, tapi hanya tidak pernah mencoba saja. dan dengan mencobanya, mungkin dengan persepsi yang berbeda, kita mendapatkan sesuatu yang lebih baik dari pilihan kita sebelumnya.
selamat mencoba hal-hal baru, please say never to NEVER !!!



